faktor penyebab CVT matic cepet jebol

14 Des

sepeda motor matic belakangan ini menjadi favorit pemakai roda 2 dari berbagai kalangan & bahkan menjadi trendsetter, karena cara pemakainnya yang sangat mudah, simpel,lincah & tentunya nyaman.

dengan fitur yang memudahkan tersebut, tahukah anda bahwa bukan berarti matic bebas perawatan (asal pakai, & asal jalan) matic memerlukan perhatian khusus terutama bagian CVT (continuesly Variable Transmission) atau transmisi penggerak otomatis yg dalam hal ini adalah penggerak sistem pulley-belt. berikut ini adalah sumber2 penyebab kerusakan pada sistem CVT:

1. kebiasaan buruk pengendara yang membuka handle gas secara spontan, & stop & go!, kebiasaan ini sungguh sangat menyiksa kinerja buka-tutup pulley, gesekan belt , dan roller indikasi kerusakan ini adalah, ketika motor dari keadaan diam kemudian ber akselerasi maka terdengar suara kasar dan gerakan roda belakang tersendat bergetar, hal itu dikarenakan roller aus, bentuknya sudah tidak bulat. alangkah baiknya sesuaikan riding style anda dengan memutar handle gas dengan bijak, ulur hingga rpm naik secara perlahan jangan langsung full thortle/ kontan.

2. tidak pernah melakukan perawatan rutin pada sistem CVT, perlu diperhatikan bahwa cvt wajib dilakukan perawatan ( cleaning & greasing) , sistem cvt merupakan transmis kering & tidak tertutup, oleh karenanya kotoran, debu, bahkan air bisa masuk (jika kebanjiran)

lakukan lah cleaning filter pada block cvt dengan membuka cover cvt, kemudian bersihkan saringan busa dari debu2 dan kotoran..

3. motor matic yang terendam banjir, jika motor matic anda pernah terendam banjir, segera lakukan perawatan cvt di bengkel / bongkar cvt dan cleaning semua part yg terendam air untuk menghindari korosi, dan greasing/ pemberian stem vet yg baru pada saft2 pulley , cek juga seal2 pulley apakah ada yang bocor, karena seal ini sangat penting peranannya menjaga grease tetap melumasi saft dalam pulley, jika seal bocor maka saft kering dan terancam korosi atau bahkan aus/ patah, biasanya komponen yang terserang adalah saft aus, sheeave / selubung saft retak / berlubang dan slot untuk roller / ball coak, jika sudah seperti ini maka gerakan pulley akan goyang dan pulley bekerja ekstra berat ubtuk mengembang, ujungnya penurunan kinerja cvt & ongkos perbaikan dan penggantian part yang mahal alangkah baiknya hindari genangan air yang dalam saat anda mengendarai motor matic.

4. umur belt yang sudah tua, merupakan faktor penyebab menurunnya kinerja tranmisi matic, lakukan penggantian belt setidaknya setiap 25000km, atau lihat kondisi fisik permukaan belt, karena jika sudah longgar, aus, atau retak akan membahayakan pengendara jika sewaktu-waktu putus di jalan gambar seal 2nd saft pulley

4 selalu cek dan ganti secara periodik oli tranmisi gear reduksi, / oli gardan, pada umumnya matic ber cc kecil di indonesia kapasitas oli gardan = 100 cm3 / 0,1 liter jangan sampai kehabisan oli karena akan merusan gear2 reduksi, dan kehancuran lah yang bakal juragan alami…….🙂

tips ini berdasar pengalamn pribadi saya membongkar motor matic klien saya….🙂

semoga bermanfaaat, jangan lupa coment…, & sharing..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: